Risalah ke-5 mengungkapkan bagaimana konsep-konsep spiritual sufistik sebenarnya banyak ditemukan di wilayah sains modern. Khususnya kertika iptek kuantum mulai ditemukan dan dipelajari lebih jauh dan keberadaannya semakin jelas dan nyata baik secara teoritis maupun empiris.

Risalah ke-4 ini membahas mengenai aturan main Ilahi, hukum-hukum alam baik yang disebut sunnatullah maupun inayatullah dan dampaknya pada kehidupan manusia.

Ini merupakan untaian puisi panjang yang saya buat saat memasuki pernikahan dengan istri saya. Puisi ini diberi judul Bait Al Qadisha atau Al-Qadiisyaa (Qaf-alif-dal-ya-syin-alif) dengan al-Jumal 416.  Qadisha sendiri berasal dari Bahasa Aramaic yang artinya “suci”. Bait Al-Qadisyaa atau Al-Qadisha (dengan penulisan Inggris) dalam puisi ini mempunyai arti spiritual berkaitan dengan untaian bait-bait suci (pilinan kromosom) yang men...

Setelah melonjak ke semesta ciptaan, kini saatnya kita kembali merenungkan , bagaimana sejatinya melakukan pendekatan untuk mengenal Allah dan sampai kepada-Nya dengan selamat dan sentosa. Risalah ketiga mengulas dua pendekatan utama dari dunia tasawuf atau sufi yang dapat dibagi menjadi pendekatan Top Down dan Bottom Up.

Kalau di risalah pertama banyak mempertanyakan kenyataan diri dan hidup serta kehidupan, maka di risalah keping kedua pertanyaan ini melonjak ke langit, menyusuri jejak-jejak penciptaan semesta , baik yang pernah dipikirkan oleh manusia maupun diungkapkan oleh Al Qur’an secara tersamar. Tentu saja ini tidak dimaksudkan sebagai cocokologi, tetapi mencari keselarasan antara ide masa lalu yang sebenarnya menjadi pijakan bagi ide-ide ilmu pe...

Risalah pertama ini merupakan pengantar untuk memasuki risalah selanjutnya. Dengan judul yang menunjukkan kalau dimulainya perjalanan ruhani ini adalah munculnya pertanyaan mengapa? yang terus menerus setelah melihat berbagai fenomena kehidupan yang nampak absurd bahkan seperti melihat suatu lukisan surealisme yang tak jelas juntrungannya.

Risalah Ke-5 : Konsep-konsep Sufistik dalam Sains Modern
E-Book / December 2, 2017

Risalah ke-5 mengungkapkan bagaimana konsep-konsep spiritual sufistik sebenarnya banyak ditemukan di wilayah sains modern. Khususnya kertika iptek kuantum mulai ditemukan dan dipelajari lebih jauh dan keberadaannya semakin jelas dan nyata baik secara teoritis maupun empiris.

Risalah Ke-4 : Aturan Main Ilahi
E-Book / December 2, 2017

Risalah ke-4 ini membahas mengenai aturan main Ilahi, hukum-hukum alam baik yang disebut sunnatullah maupun inayatullah dan dampaknya pada kehidupan manusia.

Risalah Cinta Adam dan Hawa
E-Book / August 10, 2017

Ini merupakan untaian puisi panjang yang saya buat saat memasuki pernikahan dengan istri saya. Puisi ini diberi judul Bait Al Qadisha atau Al-Qadiisyaa (Qaf-alif-dal-ya-syin-alif) dengan al-Jumal 416.  Qadisha sendiri berasal dari Bahasa Aramaic yang artinya “suci”. Bait Al-Qadisyaa atau Al-Qadisha (dengan penulisan Inggris) dalam puisi ini mempunyai arti spiritual berkaitan dengan untaian bait-bait suci (pilinan kromosom...

Risalah Ke-3 : Pendekatan Untuk Mengenal Allah
E-Book / July 27, 2017

Setelah melonjak ke semesta ciptaan, kini saatnya kita kembali merenungkan , bagaimana sejatinya melakukan pendekatan untuk mengenal Allah dan sampai kepada-Nya dengan selamat dan sentosa. Risalah ketiga mengulas dua pendekatan utama dari dunia tasawuf atau sufi yang dapat dibagi menjadi pendekatan Top Down dan Bottom Up.

Risalah Ke-2 : Kosmologi Dalam Perspektif Al Qur’an
E-Book / July 27, 2017

Kalau di risalah pertama banyak mempertanyakan kenyataan diri dan hidup serta kehidupan, maka di risalah keping kedua pertanyaan ini melonjak ke langit, menyusuri jejak-jejak penciptaan semesta , baik yang pernah dipikirkan oleh manusia maupun diungkapkan oleh Al Qur’an secara tersamar. Tentu saja ini tidak dimaksudkan sebagai cocokologi, tetapi mencari keselarasan antara ide masa lalu yang sebenarnya menjadi pijakan bagi ide-i...

DNA Pancasila adalah Al Qur’an
my Notes / July 27, 2017

Benarkah Islam bertentangan dengan Pancasila? Pertanyaan ini menarik minat saya untuk menyelisik kembali membaca sila-sila Pancasila secara lebih seksama. Dan menemukan kalau DNA* Pancasila sejatinya adalah Al Qur’an. Setelah beredar beberapa lama melalui medsos, akhirnya meme yang menjelaskan hubungan antara Pancasila dan Al Qur’an ditemukan kembali dari status seorang kawan di Facebook.

Al Qur’an Bukan Sekedar Produk Budaya Arab
my Notes / July 27, 2017

Banyak diskursus yang berkembang dewasa ini dalam berbagai wilayah diskusi baik yang formal maupun informal tentang al-Qur’an dan kebudayaan. Dalam hal ini yang disorot adalah kebudayaan Arab sebagai tempat dimana al-Qur’an diwahyukan Allah SWT. Dengan tulisan ini saya sebenarnya lebih meyakini bahwa Al Qur’an sebagai Kitab Wahyu bagi Umat Manusia dengan nilai-nilai yang universal bukan sekedar produk budaya lokal Arab meskipun ia di...