Ini merupakan untaian puisi panjang yang saya buat saat memasuki pernikahan dengan istri saya. Puisi ini diberi judul Bait Al Qadisha atau Al-Qadiisyaa (Qaf-alif-dal-ya-syin-alif) dengan al-Jumal 416.  Qadisha sendiri berasal dari Bahasa Aramaic yang artinya “suci”. Bait Al-Qadisyaa atau Al-Qadisha (dengan penulisan Inggris) dalam puisi ini mempunyai arti spiritual berkaitan dengan untaian bait-bait suci (pilinan kromosom) yang men...

Setelah melonjak ke semesta ciptaan, kini saatnya kita kembali merenungkan , bagaimana sejatinya melakukan pendekatan untuk mengenal Allah dan sampai kepada-Nya dengan selamat dan sentosa. Risalah ketiga mengulas dua pendekatan utama dari dunia tasawuf atau sufi yang dapat dibagi menjadi pendekatan Top Down dan Bottom Up.

Kalau di risalah pertama banyak mempertanyakan kenyataan diri dan hidup serta kehidupan, maka di risalah keping kedua pertanyaan ini melonjak ke langit, menyusuri jejak-jejak penciptaan semesta , baik yang pernah dipikirkan oleh manusia maupun diungkapkan oleh Al Qur’an secara tersamar. Tentu saja ini tidak dimaksudkan sebagai cocokologi, tetapi mencari keselarasan antara ide masa lalu yang sebenarnya menjadi pijakan bagi ide-ide ilmu pe...

Risalah pertama ini merupakan pengantar untuk memasuki risalah selanjutnya. Dengan judul yang menunjukkan kalau dimulainya perjalanan ruhani ini adalah munculnya pertanyaan mengapa? yang terus menerus setelah melihat berbagai fenomena kehidupan yang nampak absurd bahkan seperti melihat suatu lukisan surealisme yang tak jelas juntrungannya.

Risalah Cinta Adam dan Hawa
E-Book / August 10, 2017

Ini merupakan untaian puisi panjang yang saya buat saat memasuki pernikahan dengan istri saya. Puisi ini diberi judul Bait Al Qadisha atau Al-Qadiisyaa (Qaf-alif-dal-ya-syin-alif) dengan al-Jumal 416.  Qadisha sendiri berasal dari Bahasa Aramaic yang artinya “suci”. Bait Al-Qadisyaa atau Al-Qadisha (dengan penulisan Inggris) dalam puisi ini mempunyai arti spiritual berkaitan dengan untaian bait-bait suci (pilinan kromosom...

Risalah Ke-3 : Pendekatan Untuk Mengenal Allah
E-Book / July 27, 2017

Setelah melonjak ke semesta ciptaan, kini saatnya kita kembali merenungkan , bagaimana sejatinya melakukan pendekatan untuk mengenal Allah dan sampai kepada-Nya dengan selamat dan sentosa. Risalah ketiga mengulas dua pendekatan utama dari dunia tasawuf atau sufi yang dapat dibagi menjadi pendekatan Top Down dan Bottom Up.

Risalah Ke-2 : Kosmologi Dalam Perspektif Al Qur’an
E-Book / July 27, 2017

Kalau di risalah pertama banyak mempertanyakan kenyataan diri dan hidup serta kehidupan, maka di risalah keping kedua pertanyaan ini melonjak ke langit, menyusuri jejak-jejak penciptaan semesta , baik yang pernah dipikirkan oleh manusia maupun diungkapkan oleh Al Qur’an secara tersamar. Tentu saja ini tidak dimaksudkan sebagai cocokologi, tetapi mencari keselarasan antara ide masa lalu yang sebenarnya menjadi pijakan bagi ide-i...

DNA Pancasila adalah Al Qur’an
my Notes / July 27, 2017

Benarkah Islam bertentangan dengan Pancasila? Pertanyaan ini menarik minat saya untuk menyelisik kembali membaca sila-sila Pancasila secara lebih seksama. Dan menemukan kalau DNA* Pancasila sejatinya adalah Al Qur’an. Setelah beredar beberapa lama melalui medsos, akhirnya meme yang menjelaskan hubungan antara Pancasila dan Al Qur’an ditemukan kembali dari status seorang kawan di Facebook.

Al Qur’an Bukan Sekedar Produk Budaya Arab
my Notes / July 27, 2017

Banyak diskursus yang berkembang dewasa ini dalam berbagai wilayah diskusi baik yang formal maupun informal tentang al-Qur’an dan kebudayaan. Dalam hal ini yang disorot adalah kebudayaan Arab sebagai tempat dimana al-Qur’an diwahyukan Allah SWT. Dengan tulisan ini saya sebenarnya lebih meyakini bahwa Al Qur’an sebagai Kitab Wahyu bagi Umat Manusia dengan nilai-nilai yang universal bukan sekedar produk budaya lokal Arab meskipun ia di...

Risalah Ke-1 : Awalnya Hanya Sekedar Tanya
E-Book / July 27, 2017

Risalah pertama ini merupakan pengantar untuk memasuki risalah selanjutnya. Dengan judul yang menunjukkan kalau dimulainya perjalanan ruhani ini adalah munculnya pertanyaan mengapa? yang terus menerus setelah melihat berbagai fenomena kehidupan yang nampak absurd bahkan seperti melihat suatu lukisan surealisme yang tak jelas juntrungannya.

Hello world!
my Notes / July 27, 2017

Hello lagi, ini situs yang kesekian kali untuk menampilkan risalah wawas diri Kun Fayakuun yang selama ini lenyap seiring dengan lenyapnya domain lama saya. Saat ini numpang di situs myQuran.id yang lahir bulan April 2017 yang lalu. Adapan tujuan disertakan sebagai sub-domain situs myQuran.id hanya melengkapi saja isinya supaya kepingan Risalah Wawas Diri Kun Fayakuun (RWD-KF) yang telah diterbitkan sejak tahun 2004 masih tetap ada, ...