Risalah Cinta Adam dan Hawa

August 10, 2017

Ini merupakan untaian puisi panjang yang saya buat saat memasuki pernikahan dengan istri saya. Puisi ini diberi judul Bait Al Qadisha atau Al-Qadiisyaa (Qaf-alif-dal-ya-syin-alif) dengan al-Jumal 416.  Qadisha sendiri berasal dari Bahasa Aramaic yang artinya “suci”.

Bait Al-Qadisyaa atau Al-Qadisha (dengan penulisan Inggris) dalam puisi ini mempunyai arti spiritual berkaitan dengan untaian bait-bait suci (pilinan kromosom) yang menciptakan manusia dalam keadaan berpasangan. Didalam setiap diri manusia yang terdiri dari pilinan kromosom manusia, ruh Suci Ilahi disisipkan sebagai bukti saksi ke-Esa-an Ilahi (QS 7:172). Ruh inilah yang disebut sebagai ruh dengan perintah Allah (ruh amrina) sebagai penyaksi ke-Esa-an yang inheren didalam diri setiap anak Adam dengan kromosom berpasangan 2×23=46 (perhatikan rumusannya dengan rumusan Al Qur’an 6236 ayat di artikel ini). Lihat juga rujukan mengenai nama Kadisha di Wikipedia.

Comments

comments

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *