Risalah Ke-5 : Konsep-konsep Sufistik dalam Sains Modern
E-Book / December 2, 2017

Risalah ke-5 mengungkapkan bagaimana konsep-konsep spiritual sufistik sebenarnya banyak ditemukan di wilayah sains modern. Khususnya kertika iptek kuantum mulai ditemukan dan dipelajari lebih jauh dan keberadaannya semakin jelas dan nyata baik secara teoritis maupun empiris.

Risalah Ke-4 : Aturan Main Ilahi
E-Book / December 2, 2017

Risalah ke-4 ini membahas mengenai aturan main Ilahi, hukum-hukum alam baik yang disebut sunnatullah maupun inayatullah dan dampaknya pada kehidupan manusia.

Risalah Cinta Adam dan Hawa
E-Book / August 10, 2017

Ini merupakan untaian puisi panjang yang saya buat saat memasuki pernikahan dengan istri saya. Puisi ini diberi judul Bait Al Qadisha atau Al-Qadiisyaa (Qaf-alif-dal-ya-syin-alif) dengan al-Jumal 416.  Qadisha sendiri berasal dari Bahasa Aramaic yang artinya “suci”. Bait Al-Qadisyaa atau Al-Qadisha (dengan penulisan Inggris) dalam puisi ini mempunyai arti spiritual berkaitan dengan untaian bait-bait suci (pilinan kromosom) yang menciptakan manusia dalam keadaan berpasangan. Didalam setiap diri manusia yang terdiri dari pilinan kromosom manusia, ruh Suci Ilahi disisipkan sebagai bukti saksi ke-Esa-an Ilahi (QS 7:172). Ruh inilah yang disebut sebagai ruh dengan perintah Allah (ruh amrina) sebagai penyaksi ke-Esa-an yang inheren didalam diri setiap anak Adam dengan kromosom berpasangan 2×23=46 (perhatikan rumusannya dengan rumusan Al Qur’an 6236 ayat di artikel ini). Lihat juga rujukan mengenai nama Kadisha di Wikipedia.

Risalah Ke-3 : Pendekatan Untuk Mengenal Allah
E-Book / July 27, 2017

Setelah melonjak ke semesta ciptaan, kini saatnya kita kembali merenungkan , bagaimana sejatinya melakukan pendekatan untuk mengenal Allah dan sampai kepada-Nya dengan selamat dan sentosa. Risalah ketiga mengulas dua pendekatan utama dari dunia tasawuf atau sufi yang dapat dibagi menjadi pendekatan Top Down dan Bottom Up.

Risalah Ke-2 : Kosmologi Dalam Perspektif Al Qur’an
E-Book / July 27, 2017

Kalau di risalah pertama banyak mempertanyakan kenyataan diri dan hidup serta kehidupan, maka di risalah keping kedua pertanyaan ini melonjak ke langit, menyusuri jejak-jejak penciptaan semesta , baik yang pernah dipikirkan oleh manusia maupun diungkapkan oleh Al Qur’an secara tersamar. Tentu saja ini tidak dimaksudkan sebagai cocokologi, tetapi mencari keselarasan antara ide masa lalu yang sebenarnya menjadi pijakan bagi ide-ide ilmu pengetahuan masa kini tentang penciptaan alam semesta dan semua isinya.

Risalah Ke-1 : Awalnya Hanya Sekedar Tanya
E-Book / July 27, 2017

Risalah pertama ini merupakan pengantar untuk memasuki risalah selanjutnya. Dengan judul yang menunjukkan kalau dimulainya perjalanan ruhani ini adalah munculnya pertanyaan mengapa? yang terus menerus setelah melihat berbagai fenomena kehidupan yang nampak absurd bahkan seperti melihat suatu lukisan surealisme yang tak jelas juntrungannya.